Dari pemula sampai mahir dalam Opencart: Konfigurasi

Dalam tutorial lanjutan ini, kita akan belajar dan memahami pengaturan konfigurasi pada dasbor back-end panel Admin Opencart Anda, langkah-langkah berikut adalah lanjutan dari pembelajaran dari seorang pemula untuk dapat meningkatkan keterampilan mereka agar bisa menjadi pengembang yang lebih mahir dalam Opencart.

Dari pemula sampai mahir dalam Opencart: Konfigurasi

Artikel ini adalah bagian dari seri yang disebut: Dari pemula sampai mahir dalam Opencart.

Pada bagian pertama dari tutorial ini, kita sudah sama-sama melihat dan belajar bagaimana memulai dengan menyiapkan OpenCart pada server lokal di komputer Anda.

Pada bagian ini kita akan memahami panel admin. OpenCart memiliki antarmuka pengguna yang sangat interaktif dan mudah digunakan untuk para penggunanya. Anda tidak akan menemukan kesulitan berinteraksi dengannya. Ini memiliki sejumlah besar kontrol/pengaturan yang digunakan untuk mengontrol toko online Anda, sehingga tidak perlu berurusan dengan kode penulisannya.

Sekarang mari kita lihat ikhtisar panel adminnya.

Dasbor back-end OpenCart

Sebelumnya, Anda telah mengkonfigurasi toko eCommerce pertama Anda, sekarang mari lanjutkan ini. Anda dapat mengunjungi panel admin dengan mengarahkan peramban Anda ke halaman http://localhost/OpencartStore/admin.

Berikan nama pengguna dan kata sandi Anda sebagai admin, lalu setelah berhasil diautentikasi, Anda akan diarahkan ke dasbor. Perhatikan bahwa jika admin tidak diautentikasi, pastikan bahwa Anda memberikan kredensial yang Anda berikan pada Instalasi OpenCart.

Tutorial Opencart

Gambar 18. Tampilan dasbor panel admin toko online Anda

Ada beberapa item menu yang tersedia, jadi mari kita mulai dengan menu System. Menu ini berisi beberapa pengaturan seperti Store Setting, Backup/Restore, dan User Setting.

Tutorial Opencart

Gambar 19. Navigasi menu system

Pengaturan Umum

Anda dapat menambahkan beberapa toko online Anda di dalam satu toko. Ini bisa dibilang merupakan fitur yang paling menarik dan hebat yang ditawarkan OpenCart. Jika Anda memiliki beberapa toko untuk dikelola, Anda dapat menambahkan sebanyak mungkin toko online yang Anda suka.

Tutorial Opencart

Gambar 20. Halaman Stores pada menu System di dalam back-end OpenCart

Anda memiliki "Your Store" sebagai nama bawaan toko Anda, untuk mengubah pengaturan klik pada tombol (Edit). Anda akan dibawa ke halaman berikut (lihat gambar 21):

Tutorial Opencart

Gambar 21. Halaman Settings dari "Your Store" toko online Anda

Ada sejumlah Tab pada halaman ini, deskripsi singkat tentang tab-nya adalah sebagai berikut:

  • Tab General berisi kolom meta seperti; Meta Title, Meta Tag Description, Meta Tag Keywords dan juga pilihan tema serta kolom untuk tata letak default toko online Anda.
  • Tab Store berisi informasi toko seperti kolom; Nama Toko (Store Name), Nama Pemilik Toko (Store Owner), Alamat Toko (Address), Koordinat Alamat Toko (Geocode), Surel (E-Mail), Telepon (Telephone), Fax, Gambar Toko (Image), Operasional Toko (Opening Times), dan Komentar (Comment). Kolom komentar ini adalah kolom untuk catatan khusus yang ingin Anda beri tahu kepada pelanggan toko online Anda.
  • Tab Local berisi pengaturan lokal seperti negara, negara bagian, bahasa, (front-end dan back-end), mata uang, pilihan otomatis update mata uang, kelas untuk ukuran panjang dan kelas untuk ukuran berat pada produk yang Anda jual.
  • Tab Option ini berisi beberapa bagian seperti kolom;

    Products

    • Category Product Count
    • Default Items Per Page (Admin)

    Reviews

    • Allow Reviews
    • Allow Guest Reviews

    Vouchers

    • Allow Guest Reviews
    • Voucher Max

    Taxes

    • Voucher Min
    • Use Store Tax Address

    Account

    • Display Prices With Tax
    • Use Customer Tax Address

    Checkout

    • Customers Online
    • Customers Activity
    • Log Customer Searches
    • Customer Group
    • Customer Groups
    • Login Display Prices
    • Max Login Attempts
    • Account Terms

    Stock

    • Invoice Prefix
    • Display Weight on Cart Page
    • Guest Checkout
    • Checkout Terms
    • Order Status
    • Processing Order Status
    • Complete Order Status
    • Fraud Order Status
    • API User
    • Display Stock
    • Show Out Of Stock Warning
    • Stock Checkout

    Affiliates

    • Affiliate Group
    • Affiliate Requires Approval
    • Automatic Commission
    • Affiliate Commission (%)
    • Affiliate Terms

    Returns

    • Return Terms
    • Return Status

    Captcha

    • Captcha
    • Captcha Page
  • Tab Image berisi konfigurasi gambar seperti logo dan favicon.
  • Tab Mail berisi konfigurasi untuk penerimaan dan pengiriman email dari dan kepada pelanggan toko online Anda.
  • Tab Server sama halnya seperti pada tab Option yang juga memiliki beberapa bagian seperti;

    General

    • Maintenance Mode
    • Use SEO URLs
    • Robots
    • Output Compression Level

    Security

    • Use SSL
    • Allow Forgotten Password
    • Use Shared Sessions
    • Encryption Key

    Uploads

    • Max File Size
    • Allowed File Extensions
    • Allowed File Mime Types

    Error Handling

    • Display Errors
    • Log Errors
    • Error Log Filename

Dan untuk sekarang, biarkan setiap kolom tetap pada pengaturan bawaan (default) dari Opencartnya dan sementara kita lewatkan terlebih dahulu penjelasan secara detail mengenai kolom-kolom pada setiap tab di atas. Namun, Anda dapat menjelajahi setiap Tab di atas pada saat ini jika Anda ingin mencoba mengeksplornya. Pembahasan secara rinci/detail mengenai ini akan saya bahasa satu-persatu pada artikel lainnya.

Sekarang kita coba lompat kepada menu lainnya di bawah ini.

Users (Pengguna)

  1. Users (Pengguna)

    Pada halaman ini, Anda bisa menambahkan, menghapus atau memperbarui admin/pengguna yang dapat mengakses back-end toko Anda. Ingat, pengguna akun ini berbeda dengan akun pengguna front-end toko Anda.

    Tutorial Opencart

    Gambar 22. Tampilan halaman Users

  2. User Groups (Kelompok Pengguna)

    Anda dapat menentukan kelompok yang berbeda pada halaman ini sehingga pengguna kelompok dapat memiliki pilihan akses dengan batasan yang ditentukan oleh Super Administrator.

    Tutorial Opencart

    Gambar 23. Tampilan halaman API

  3. API

    Di halaman ini juga Anda bisa membuat & menambahkan API untuk pengguna back-end Anda, serta melihat alamat IP dan sesi sebagai riwayat akses pengguna. Ini bertujuan untuk dapat melacak setiap kegiatan pengguna panel back-end Anda.

    Tutorial Opencart

    Gambar 24. Tampilan halaman Users Groups

Localisation (Pelokalan)

  1. Store Location (Lokasi Toko)

    Berikan lokasi toko fisik Anda pada halaman ini. Anda bisa menambahkan lebih dari 1 toko fisik. Fitur ini sangat membantu bagi Anda yang memiliki banyak cabang toko.

    Tutorial Opencart

    Gambar 25. Tampilan halaman Store Location

  2. Languages (Bahasa)

    Silahkan tentukan bahasa yang ingin Anda gunakan baik pada halaman back-end ataupun front-end toko Anda. Anda bisa menambahkan lebih dari satu bahasa (multi languages).

    Tutorial Opencart

    Gambar 26. Tampilan halaman Languages

  3. Currencies (Mata Uang)

    Sama halnya dengan menu bahasa, pada menu ini juga Anda diberikan pilihan untuk membuat, menambahkan ataupun menghapus mata uang yang digunakan untuk toko online Anda.

    Tutorial Opencart

    Gambar 27. Tampilan halaman Currencies

  4. Stock Statuses (Status Persedian Barang)

    Pentingnya bagi setiap toko online untuk bisa memberitahukan status persediaan barang yang dijual-belikan kepada pelanggannya, dan inilah fitur yang sudah disediakan oleh Opencart untuk penggunanya.

    Tutorial Opencart

    Gambar 28. Tampilan halaman Stock Statuses

  5. Order Statuses (Status Pembelian Barang)

    Setelah membeli barang pada toko online, umumnya setiap pelanggan juga ingin mengetahui status pembelian mereka. Apakah setiap pembelanjaan mereka diproses ataukah tidak, semua statusnya bisa Anda buat pada menu ini.

    Tutorial Opencart

    Gambar 29. Tampilan halaman Order Statuses

  6. Returns (Pengembalian Barang)

    Menu ini berguna bagi toko Anda yang memiliki fitur untuk pengembalian barang bagi pembeli yang ingin mengembalikan barang yang mereka beli dari toko Anda dengan/tanpa syarat & ketentuan dari Anda.

    1. Return Statuses (Status Pengembalian Barang)

      Sama dengan status pembelian barang, Anda juga harus memberikan status untuk pengembalian barang Anda.

      Tutorial Opencart

      Gambar 30. Tampilan halaman Return Statuses

    2. Return Actions (Tindakan Pengembalian Barang)

      Menu ini juga seperti status pembelian barang, tindakan ini untuk memberitahukan kepada pelanggan Anda yang telah mengembalikan barang yang mereka beli dan telah memenuhi syarat, mereka dapat melihat apakah barang yang mereka telah beli sudah terkirim atau dalam proses atau juga ditolak.

      Tutorial Opencart

      Gambar 31. Tampilan halaman Return Actions

    3. Return Reasons (Alasan Pengembalian Barang)

      Berikan alasan-alasan sebagai persyaratan bahwa produk/barang yang Anda jual mendapatkan pengembalian barang, misalnya; barang rusak atau cacat atau tidak sesuai dengan pemesanan pelanggan Anda, dsb.

      Tutorial Opencart

      Gambar 32. Tampilan halaman Return Reasons

  7. Countries (Negara)

    Anda bisa menentukan dengan menghapus, atau biarkan secara bawaan (default) dari Opencart untuk pilihan negara. Ini berguna untuk pelanggan Anda pada saat membuat alamat mereka pada saat pembayaran kasir nanti.

    Tutorial Opencart

    Gambar 33. Tampilan halaman Countries

  8. Zones (Negara Bagian/Wilayah)

    Inilah negara bagian atau wilayah dari setiap negara, sama halnya seperti menu Countries, menu ini juga menjadi pilihan negara bagian untuk membuat alamat pelanggan Anda.

    Tutorial Opencart

    Gambar 34. Tampilan halaman Zones

  9. Geo Zones (Zona Geo)

    Geo Zones berbeda dengan dengan kedua menu di atas tadi (Countries & Zones), ini lebih menentukan untuk area toko Anda. Ini digunakan untuk pengaturan seperti kurir (shipping) & pembayaran (payment). Menu ini sangat berguna bagi toko yang memiliki banyak cabang atau yang hanya ingin menerima suatu pembayaran khusus untuk area tertentu ataupun juga bisa untuk pengiriman dengan kurir khusus untuk area tertentu saja.

    Tutorial Opencart

    Gambar 35. Tampilan halaman Geo Zones

  10. Taxes (Perpajakan)

    Ada baiknya setiap toko online sudah mulai memberlakukan sistem perpajakan untuk barang/produk yang dijual, karena setiap warga negara khususnya di Indonesia sudah mulai mewajibkan setiap warga negaranya untuk taat & wajib pajak. Dan menu ini membantu Anda dalam menentukan nilai pajak yang ingin Anda tambahkan pada harga jual produk/barang Anda.

    1. Tax Classes (Kelas Pajak)

      Berikan pengaturan kelas untuk pajak barang yang Anda jual di toko online Anda.

      Tutorial Opencart

      Gambar 36. Tampilan halaman Taxes Classes

    2. Tax Rates (Kisaran Pajak)

      Berikan pengaturan kisaran untuk pajak barang yang Anda jual di toko online Anda.

      Tutorial Opencart

      Gambar 37. Tampilan halaman Taxes Rates

  11. Length Classes (Kelas Untuk Ukuran Panjang)

    Tentukan kelas untuk ukuran panjang, lebar & tinggi barang yang Anda jual, misalnya; centimeter (cm), milimeter (mm) atau inchi (inc).

    Tutorial Opencart

    Gambar 38. Tampilan halaman Taxes Rates

  12. Weight Classes (Kelas Untuk Ukuran Berat)

    Sama seperti ukuran panjang, tentukan juga kelas untuk ukuran berat dari barang yang Anda jual, misalnya; kilogram (kg), gram (gr) atau ons.

    Tutorial Opencart

    Gambar 39. Tampilan halaman Taxes Rates

Maintenance (Pemeliharaan)

  1. Backup / Restore (Cadangan / Pemulihan)

    Bagi Anda pengelola, fitur ini sangat membantu Anda untuk bisa mencadangkan situs Anda termasuk database-nya agar jika suatu saat terjadi kerusakan fatal atau perusakan sistem dari pihak ketiga, maka pengelola dapat memulihkan kembali melalui menu ini ataupun jika memang semua akses sudah rusak, paling tidak Anda sudah memiliki cadangan datanya. Sebagai saran dari kami agar lebih sering untuk mencadangkan data, maka akan semakin lebih baik.

    Tutorial Opencart

    Gambar 40. Tampilan halaman Backup / Restore

  2. Uploads (Unggahan)

    Jika toko online Anda adalah memiliki fitur untuk seorang pelanggan bisa mengunggah suatu file ke dalam sistem Anda, maka pada menu ini Anda bisa melihat dan mengambil data tersebut. Umumnya bagi mereka yang mengharuskan pendaftaran dengan mewajibkan mengirimkan lampiran foto seperti KTP atau lainnya, maka foto tersebut dapat di ambil atau dilihat di halaman ini.

    Tutorial Opencart

    Gambar 41. Tampilan halaman Uploads

  3. Error Logs (Catatan Kesalahan)

    Jika Anda seorang pengelola yang seringkali menambahkan suatu ekstensi dari pihak ketiga, ada baiknya Anda melihat dan membuka pada halaman ini setelah selesai pengaturan ekstensi tersebut. Cobalah dilihat apakah ada pesan error atau tidak, jika ada, maka Anda bisa memberikan laporan kepada pengembang dari ekstensi tersebut agar mereka (pengembang) bisa memperbaiki celah (bugs) dari kesalahan ekstensi mereka.

    Tutorial Opencart

    Gambar 42. Tampilan halaman Error Logs

Artikel Selanjutnya!

Pada artikel ini, kita telah sama-sama mencoba membuat konten menjadi mudah dan mengartikulasikan dan terutama ditujukan bagi mereka yang benar-benar baru mengenal (atau mencoba) OpenCart; Namun, ada sejumlah pilihan di panel Admin kiri yang perlu dibahas di artikel berikutnya.

Sementara itu, jangan ragu untuk tetap memberikan umpan balik kepada kami, baik itu kritik, saran atau apapun termasuk ulasan dan komentar Anda di bawah ini.

Sumber Artikel : https://code.tutsplus.com/articles/from-beginner-to-advanced-in-opencart-configuration--cms-20776

URL Singkat :
DirZn

DirZn

Saya adalah seorang pengembang web lepas dengan semangat untuk terus belajar. Saya sangat menyukai dunia pemograman dengan menggunakan bahasa php yang sudah sangat lama saya pelajari. Melalui situs ini juga saya akan banyak berbagi kepada Anda semua.

Lihat semua artikel saya

Artikel Terkait

Komentar